BREAKING NEWS

Jumat, 19 April 2013

Islam Masuk Indonesia


A. Proses Masuknya Agama Islam ke Indonesia
Masuknya agama islam di Indonesia terdapat dua pendapat : 
pendapat pertama , kedatangan agama Islam terjadi pada abad pertama Hijriah atau sekitar abad ke -7 M. didukung bukti-bukti :
1.  Catatan Sejarah Kerajaan Cina
      Menurut catatn iini pada zaman dinasti Tang terdapat orang -orang Tashih untuk menyerang Kerajaan Holing yang diperintahkan oleh Ratu Sima ( 674 M ). Namun rencana tersebut kemudian dibatalkan karena kuatnya pemerintah Ratu Sima . Sebutan Ta-Shih dalam berita itu ditafsirkan sebagai orang-orang arab 

2.   Berita Chou Ku- Fei ( 1178 M ).
     Menurut berita ini, didaerah Indonesia saat itu terdapat dua temmpat yang menjadi komunitas orang     Ta-Shih , yaitu Fo-Lo-On dan Sumatra Selatan. Wilayah ini merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwiajya. Fo-lo-on sekarang lebih dikenal sebagai Kuala Brag,Trengganu,Malaysia.

3.   Berita Jepang ( 784 M )
    Berita ini menceritakan perjalana Pendeta Kanshin ke Indoensia . dalam berita  tersebut dikemukakan bahwa pada masa itu di Kanton terdapat  kapal-kapal Po-sse dan Ta-Shih K-uo . Oleh para ahli , istilah   Po-sse ditafsirkan sebagai bangsa melayu, sedangkan Ta-Shih ditafsirkan sebagai orang-orang Arab dan  Persia.

Pendapat Kedua :
Agama Islam Masuk ke Indonesia pada abad ke 13. pendapat ini didasarkan pada munculnya Kerajaan Samudra Pasai yang bercorak Islam, pada bada 13 M. Pendapat ini diperkuat oleh bukti-bukti sebagai berikut :
1.    Catatan Perjalanan Marcopolo ( 1292 M )
Catatan ini mengisahkan perjalanan Marcopolo ke Sumatra bagian Utara. Pada saat itu , Marcopolo sempat singgah ke Kerajaan Islam Samudra Pasai dalam pelayarannya kembali ke Eropa dari Cina.

2.    Berita Ibnu  Batutah
      Pendapat kedua juga didukung oleh berita Ibnu Batutah pada abad ke 13  serta batu nisan Sultan Malik as Shaleh ditemukan di Sumatra Utara tahun 676 H ( 1297 M ) . Sultan Malik as Shaleh dikenal sebagai pengajar tasawuf yang kemudian  menjadi raja di Kerajaan Samudra Pasai.

     Berbagai pendapat diatas memberi gambaran bahwa proses masuknya agama Islam ke Indonesia tidak dilakukan secara bersamaan untuk tiap daerah. Namun demikian, para ahli sependapat bahwa pengaruh Islam pertama kali muncul di Pulau Sumatra. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya prasasti yang menggambarkan kerajaan di pulau ini sebagai sebuah kerajaan Islam.
      Golongan pembawa agam Islam di Indonesia adalah kaum Pedagang. Selain sebagai  kewajiban seorang muslim, penyebaran agama melalui perdagangan.

B. Cara Masuknya Islam ke Indonesia
1.  Perdagangan
Masuknya Islam ke Indoensia melalui perdagangan terjadi tahap awal, yaitu sejalan dengan ramainya lalulintas perdagangan laut pada abad ke 7 M hingga abad ke 16 M. Pada masa itu perdagangan muslim yang berdagang ke Indoensia makin  banyak sehingga akhirnya membentuk pemukiman yang disebut Pekojan . dari tempat ini ,  mereka berinteraksi dan berasimilasi dengan  masyarakat asli seraya  menyebarkan agama Islam.

2.  Perkawinan
Para pedagang Islam yang datang ke Indoensia banyak yang menikah dengan wanita pribumi. Sebelum perkawinan berlangsung ,wanita-wanita pribumi yang  beragama Islam diminta mengucapkan Syahadat sebagai tanda menerima Islam sebagai agamnya. Melaui proses seperti ini,kelompok mereka makin besar dan lambat laun berkembang dari komunitas kecil  menjadi  kerajaan Islam.

3. Pendidikan
 Penyebaran Islam melalui pendidikan dilakuikan melalui pesantren-pesantren. Beberapa pesantren yang dikenal adalah : Pesantren Ampel Denta,milik sunan Ampel ( Radden Rahmad ) dan Pesantren Sunan Giri milik sunan Giri , yang kebanyakan muridnya berasal dari Maluku. Di samping mengajar di Pesantren-pesantren, para kia juga sering kali menjadi penasehat para raja atau bangsawan.

4. Tasawuf
 Tasawuf adalah ajaran atau cara mendekatkan diri kepada Tuhan. Tasawuf lebih memudahkan orang yang telah mempunyai dasar ketuhanan lain untuk mengerti dan menerima ajaran Islam. Ajaran tasawuf banyak dijumpai dalam cerita-cerita babad dan hikayat masyarakat setempat. Beberapa tokoh penyebar ajaran Tasawuf yang dikenal adalah Hamzah Fansuri, Syamsudin ,Syekh Abdul Shamad dan Nuruddin ar Raniri

5. Kesenian
Penyebaran Islam di Indonesia terlihat pula dalam kesenian Islam. Seperti Peninggalan seni Bangunan, seni pahat, seni musik, dan seni sastra. Hasil seni ini dapat pula dilihat pada bangunan masjid-masjid kuno Demak, Cirebon,Banten dan Aceh

C. Perkembangan Islam di Indonesia
        Masuk dan berkembangnya agama Islam di Indonesia tidak terlepas dan peran para pedagang ,Khususnya para pedagang Islam dari Gujarat dan Persia.  Kerjaan Samudra Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. Saat itu, Pasai  menjadi pusat perdagangan yang  banyak disinggahi para pedagang dari  berbagai negara. Namun , peranan Pasai kemudian menurun setelah berkembangnya pelabuhan Malaka di Semanjung Malaya. Pada Abad ke 14 , Malaka telah tumbuh menjadi perdagangan yang banyak disinggahi para pedagang terbesar di Asia Tenggara .
Perkembangan Islam di Pulau Jawa relatif cepat dengan semakin lemahnya Kerajaan Majapahit . Komunitas Islam di jawa kemudian mendirikan Kerajaan Islam Pertama di Pulai jawa, Yakni Kerajaan Demak.  Kerajaan Demak tumbuh pusat penyebaran agama islam di daerah di Indonesia , seperti ke Maluku, Sulawesi dan Kalimantan.
        Ada beberapa faktor yang menyebabkan agama Islam dapat berkembang dengan cepat di Indonesia. Diantaranya :
  1. Syarat untuk masuk agama Islam sangat lah mudah . Seseorang hanya butuh mengucapkan kalimat syahadat untuk bisa secara resmi menganut agama Islam.
  2. Agama Islam tidak mengenal sistim pembagian masyarakat berdasarkan kasta. Dalam hal ajaran agama Islam tidak dikenal adanya perbedaan golongan
  3. Penyebaran agama Islam dilakukan dengan jalan relatif Damai  ( tanpa melalui kekerasan )
  4. Sifat bangsa Indonesia yang sangat ramah .
  5. Upacara keagamaan dalam Islam lebih sederhana.
Faktor-faktor diatas didukung pula dengan semangat para penganut Islam untuk menyebarkan agama yang telah dianutnya,
Perkembangan Islam dibeberapa wilayah di Indonesia sekitar abad ke -12 hingga abad - 16 adalah sebagai berikut :
  1. Pulau Sumatra. Pada abad 7 M daerah Sumatra  bagian utara adalah pusat perdagangan rempah-rempah didaerah tersebut . Letak pelabuhan yang berada diujung utara pulau Sumatra , menyebabkan daerah ini menjadi tempat yang strategis untuk menunggu datangnya angin musim dari Timur Laut yang menuju arah Barat. Dalam selang waktu tersebut , para pedagang Arab kemudian ikut menyebarkan agama Islam.
  2. Pulau Jawa. Penyebaran agama Islam di Pulau Jawa diperkirakan berasal dari Malaka. Namun ,kapan tepatnya tidak diketahui dengan pasti. Bukti tertua tentang agama Islam di pulau Jawa berasal dari batu Nisan Fatimah binti Maimun di Leran Gresik , yang berangka tahun 1082 M.Adanya Komunitas orang Arab yang hidup di Sumatra awal abad ke-12 M, belum tentu berarti telah berlangsung islamisasi. Setelah abad 13 , bukti islamisasi banyak ditemukan di Pulau Jawa . Hal ini  dapat dilihat dari penemuan  beberapa batu nisan bercorak Islam di Troloyo,Trowulan,dan Gresik. Dalam berita Ma- huan (1416 ) , terdapat keterangan tentang adanya orang-orang muslim yang tinggal di kota pelabuhan Gresik . Hal ini membuktikan bahwa Komunitas muslim mulai berkembang baik di Jawa Timur ,terutama di Kota-kota pelabuhan.   Pada saat Kerajaan Majapahit mengalami masa kemunduran , diawal abad ke -15 , kota-kota pelabuhan seperti Tuban dan Gresik sebagai pusat penyebaran agama Islam.  Kota pelabuhan lainya , seperti Demak juga berkembang menjadi daerah penyebaran agama Islam , menyebar ke daerah pesisir utara Jawa Barat yang merupakan daerah perdagangan yang sangat ramai. Kota pelabuhan di Jawa Barat seperti Cirebon,Sunda Kelapa,dan Banten yang  sangat potensial sebagai daerah pemasaran hasil bumi. Dalam pemerintahan ,pengaruh nya terlihat pada penggunaan gelar Sultan dan panatagama bagi raja. Raja juga berperan mengatur dan melindungi agama.
  3. Pulau Kalimnatan , Maluku, dan Sulawesi. Penyebaran agama Islam di Pulau Kalimantan dapat diketahui dari Hikayat Banjar milik kerajaan Banjar. Islamisasi dilatar belakangi oleh adanya kepentingan politik . Kerajaan Demak dalam konflik antara Kerajaan Banjar dan Kerajaan Daha.  Sementara itu Penyebaran agama Islam di Maluku dan Sulawesi berjalan dengan Damai . Proses ini tidak dapat dipisahlkan dari terjalinnya jalur hubungan dan pelayaran Internasional Malaka- Jawa - Maluku. Pengaruh agama Islam diperkirakan  masuk ke Maluku pada Abad ke -14 M. Adapun Sulawesi bagian selatan  , agama Islam diperkirakan masuk pada abad 16 M.
H. Darsono T.Ibrahim . Tonggak Sejarah Islam 3





   



 
Copyright © 2014 Serba Serbi Shared By by Themes24x7.